Tuesday, December 16, 2008
Friday, August 1, 2008
G A Y ? ? ? ? . . . .
Semua orang, baik laki-laki maupun wanita pernah suatu waktu mengagumi atau menyukai seseorang yang satu gender dengannya,
semisal seorang wanita mengagumi wanita lain yang cantik dan seksi atau seorang laki-laki yang suka melihat laki-laki lain yang berotot dan 澱ody perfect・ Dan percayakah anda bahwa dengan berpikiran seperti itu anda berpotensi untuk menjadi seorang homoseksual ?
Tetapi jangan dahulu menjustifikasi yang macam-macam. Berdasarkan informasi ilmiah harus diakui bahwa sesunguhnya
setiap individu mempunyai potensi untuk menjadi seorang homoseksual. Namun kecenderungan ini mempunyai tingkatan yang berbeda. Dan karena kecenderungannya sangat kecil sehingga kita tidak merasakannya.
Tetapi jika kecenderungan itu bisa mengakibatkan anda setelah mengagumi lalu tertarik dan terangsang terhadap sesama jenis, maka anda dapat dikatakan sebagai homoseksual.
Definisi homoseksual sendiri adalah
kelainan terhadap orientasi seksual yang ditandai dengan timbulnya rasa suka terhadap orang lain yang mempunyai kelamin sejenis atau identitas gender yang sama.
Istilah yang sudah umum dikenal masyarakat untuk orang yang termasuk homoseksual adalah GAY (untuk lelaki) dan LESBIAN (untuk wanita).
Berikut adalah tingkatan orientasi seksual berdasarkan skala Kinsey :
Orientasi Seksual Keterangan | Keterangan |
| Heteroseksual eksklusif | - |
| Heteroseksual predominan | Homoseksualnya cuma kadang-kadang |
| Heteroseksual predominan | Homoseksualnya lebih jarang-jarang |
| Heteroseksual dan homoseksual | Seimbang (biseksual) |
| Homoseksual predominan | Heteroseksualnya lebih dari kadang-kadang |
| Homoseksual predominan | Heteroseksualnya cuma kadang-kadang |
| Homoseksual eksklusif | - |
Berdasarkan kajian ilmiah, beberapa faktor penyebab orang menjadi homoseksual dapat dilihat dari :
Susunan Kromosom
Perbedaan homoseksual dan heteroseksual dapat dilihat dari susunan kromosomnya yang berbeda. Seorang wanita akan mendapatkan satu kromosom x dari ibu dan satu kromosom x dari ayah. Sedangkan pada pria mendapatkan satu kromosom x dari ibu dan satu kromosom y dari ayah. Kromosom y adalah penentu seks pria.
Jika terdapat kromosom y, sebanyak apapun kromosom x, dia tetap berkelamin pria.
Seperti yang terjadi pada pria penderita sindrom Klinefelter yang memiliki tiga kromosom seks yaitu xxy. Dan hal ini dapat terjadi pada 1 diantara 700 kelahiran bayi. Misalnya pada pria yang mempunyai kromosom 48xxy. Orang tersebut tetap berjenis kelamin pria, namun pada pria tersebut mengalami kelainan pada alat kelaminnya.
Ketidakseimbangan Hormon
Seorang pria memiliki hormon testoteron, tetapi juga mempunyai hormon yang dimiliki oleh wanita yaitu estrogen dan progesteron. Namun kadar hormon wanita ini sangat sedikit. Tetapi..
bila seorang pria mempunyai kadar hormon esterogen dan progesteron yang cukup tinggi pada tubuhnya, maka hal inilah yang menyebabkan perkembangan seksual seorang pria mendekati karakteristik wanita.
Struktur Otak
Struktur otak pada straight females dan straight males serta gay females dan gay males terdapat perbedaan. Otak bagian kiri dan kanan dari straight males sangat jelas terpisah dengan membran yang cukup tebal dan tegas. Straight females, otak antara bagian kiri dan kanan tidak begitu tegas dan tebal. Dan pada gay males, struktur otaknya sama dengan straight females, serta pada gay females struktur otaknya sama dengan straight males, dan gay females ini biasa disebut lesbian.
Kelainan susunan syaraf
Berdasarkan hasil penelitian terakhir, diketahui bahwa
kelainan susunan syaraf otak dapat mempengaruhi prilaku seks heteroseksual maupun homoseksual.
Kelainan susunan syaraf otak ini disebabkan oleh radang atau patah tulang dasar tengkorak.
Faktor lain
Faktor lain yang dapat menyebabkan orang menjadi homoseksual, sebagaimana diungkapkan oleh Prof. DR. Wimpie Pangkahila (Pakar Andrologi dan Seksologi) selain faktor biologis (kelainan otak dan genetik), adalah
faktor psikodinamik, yaitu adanya ganguan perkembangan psikseksual pada masa anak-anak,
faktor sosiokultural, yaitu adanya adat-istiadat yang memberlakukan hubungan homoseksual dengan alasan yang tidak benar, dan terakhir adalah
faktor lingkungan, dimana memungkinkan dan mendorong hubungan para pelaku homoseksual menjadi erat.
Dari keempat faktor tersebut, penderita homoseksual yang disebabkan oleh faktor biologis dan psikodinamik memungkinkan untuk tidak dapat disembuhkan menjadi heteroseksual. Namun jika seseorang menjadi homoseksual karena faktor sosiokultural dan lingkungan, maka dapat disembuhkan menjadi heteroseksual, asalkan orang tersebut mempunyai tekad dan keinginan kuat untuk menjauhi lingkungan tersebut.
Penutup
Secara signifikan keberadaan kaum homoseksual di dunia ini patut diperhitungkan. Di suatu survei di Amerika Serikat pada saat dilangsungkan pemilu 2004, diketahui bahwa 4% dari seluruh pemilih pria menyatakan bahwa dirinya adalah seorang gay. Di Kanada, berdasarkan statistik Kanada menyatakan bahwa diantara warga Kanada yang berumur 18 sampai 59 tahun, terdapat 1% homoseksual dan 0.7% biseksual. Sedangkan di Indonesia, data statistik menyatakan bahwa 8 sampai 10 juta populasi pria
Sebagaimana manusia lainnya, para homoseksual ini memiliki rasa yang sama dengan manusia normal lainnya. Rasa cemburu pun dimiliki oleh kaum ini, bahkan rasa cemburu yang berlebihan bisa timbul jika mengetahui kekasihnya berselingkuh dengan orang lain. Dan karena rasa cemburu yang dimilikinya terlalu besar, ada yang sampai tega membunuh pasangannya dan kejadian ini biasa dialami oleh seorang gay. Dan satu yang perlu diingat
menjadi homoseksual adalah suatu PILIHAN bukanlah suatu TAKDIR.
Kecenderungan besar manusia untuk kembali ke kehidupan normal adalah kekuatan terpenting untuk sembuh dan keluar dari jurang tersebut.
Dan kaum homoseksual dari dulu sampai masa yang akan datang akan selalu ada, berkeliaran disekitar kita, terlihat jelas atau kasat mata, dan kita pun berpotensi menjadi bagian dari mereka, tinggal bagaimana kita menyikapinya dan memilih tetap menjadi 渡ormal・atau menyerah pada potensi tersebut. (dari pelbagai sumber).
Homoseksual, tinjauan dari perspektif ilmiah
Oleh Deti Riyanti dan Sinly Evan Putra, S.Si
Fakultas MIPA Universitas Lampung
Thursday, July 10, 2008
Tuesday, July 8, 2008
Cina Punya UFO

Sebuah perusahaan China menciptakan piring terbang yang dikendalikan menggunakan remote control dan dapat melayang di udara hingga ketinggian 3.200 kaki.
Saat uji coba, piringan berdiameter empat kaki ini terbang dengan sukses di atas Kota Harbin, Provinsi Heilongjiang, China. Demikian seperti dikutip dari ananova, Jumat (27/6/2008).
Perangkat ini didesain untuk memonitor kebakaran hutan dan memantau keadaan gedung-gedung bertingkat dari atas. Piringan ini dapat terbang selama 40 menit dengan kecepatan hingga 50 mil per jam (mph).
The Harbin Smart Special Aerocraft Company, perusahaan pencipta piringan terbang itu, menghabiskan dana lebih dari 2.000.000 poundsterling dan waktu selama 12 tahun untuk mengembangkan prototipe piringan itu.
Pembuatan piringan ini juga dimaksudkan untuk foto udara, survei geologi, dan pencahayaan darurat. Sejumlah piringan akan mulai dipasarkan pada September, namun belum diketahui berapa harga yang akan dipasang untuk setiap unitnya
"Ponsel Muslim"

PT Konten Indomedia Pratama (KOIN) siap meluncurkan produk ponsel IMO terbarunya yang bernafaskan Islam, DAI Islamic Mobile Phone, pada Agustus mendatang.
Ponsel bernuansa Islam yang dilengkapi dengan fitur penunjuk kiblat, Qur-an dan hadist elektronik, dan fitur-fitur Islami lainnya ini, menurut Presiden Direktur PT KOIN Sarwo Wargono, akan memiliki tempat tersendiri di pasar mobile Tanah Air.
"Saat kami membuka pameran beberapa waktu lalu, banyak orang yang tertarik dan sudah menunggu-nunggu produk sejenis ini," ujar Sarwo.
Terkait program bundling, Sarwo memaparkan sementara ini PT KOIN belum mengadakan kerja sama dengan siapa pun, namun ia menuturkan beberapa perusahaan di Indonesia menyatakan ketertarikannya untuk bekerja sama.
"Bundling akan banyak sekali. Ketika kami memperkenalkan DAI Islamic Mobile Phone ini banyak yang mengaku tertarik, seperti misalnya Bank Muamalat, Esia, dan Telkomsel," tukas dia.
"Konten-konten seperti hadist dan lainnya memang disesuaikan dengan yang dianut muslim di Indonesia," lanjutnya lagi.
Untuk segmen pasar, Philips akan menerapkan product range. Sementara ini, Sarwo mengatakan, DAI baru tersedia untuk low-end. "Kemungkinan besar kami juga akan mengimplementasikannya di produk-produk hi-end, bahkan dalam PDA phone sekalipun," Sarwo mengungkapkan.
"Karena dasarnya, fitur-fitur tersebut hanyalah software dengan kualitas relatif sama," imbuh dia.
Saat ini, kabarnya Philips tengah mengurus ijin dari Ditjen Postel. "Di samping itu, kami juga lagi mendaftarkan untuk MUI, Partai Persatuan Pembangunan, Partai NU, dan rencananya akan diluncurkan bersama dengan partai-partai lembaga tersebut," pungkas Sarwo.
Nyanyi dah jadi hobi sejak baheula

Sebuah temuan yang dikemukakan Iegor Reznikoff, pakar musik kuno di University of Paris X, mengungkapkan, musik dan bernyanyi telah dikenal manusia sejak zaman batu.
Reznikoff mengatakan, saat itu manusia gua yang hidup pada 10.000?40.000 tahun lalu menggunakan musik atau bernyanyi untuk mendeteksi gua baru. "Mereka membuat bunyi-bunyian untuk mengetahui kedalaman atau kondisi dalam gua yang baru mereka temukan," ujarnya.
Mereka menggunakan teknik gaung tersebut karena cahaya obor tidak dapat menembus sampai ke dalam gua," lanjut Reznikoff yang akan mempresentasikan temuannya pada ajang Acoustical Society of America di Paris.
Reznikoff menemukan analisis tersebut berdasarkan sejumlah gambar dinding gua kuno yang terdapat di pinggiran Prancis. Gambar-gambar tersebut memperlihatkan aktivitas manusia gua yang menunjukkan mereka sedang membuat bunyi-bunyian. Salah satu gua yang mempunyai banyak gambar kuno adalah sebuah gua di Lascaux.
Menurut Reznikoff, dari teknik gaung tersebut, manusia akhirnya mengembangkan kombinasi bunyi-bunyian itu menjadi sebuah harmoni. Perlahan tapi pasti, bunyi-bunyian tersebut akhirnya menjadi sebuah kebiasaan yang membuat orang senang

